Kamis, 02 September 2010

kunci sukses dan bahagia iyalah sabar!!!!!!

Definisi sabar, ada 7 diantaranya adalah sebagai berikut :

1). Sabar adalah menunda respons, tidak langsung nyambar. Ini juga kunci dari kecerdasan emosi. Stimulus yang masuk ke thalamus untuk masuk neokortex butuh waktu sekitar 6 detik. Kalau belum 6 detik akan dibajak oleh amikdala ( pusat emosi di otak )

2). Sabar adalah menyatukan badan dan pikiran di satu tempat

3). Sabar yaitu kata kerja aktif bukan pasif. Sabar sangat cocok dalam dunia bisnis, sabar itu aktif bukan berdiam diri dan dilakukan sampai berhasil. Ketika ada stimulus, jangan langsung dikasih respons kita pause dulu terutama pada stimulus yang berbahaya, yang menyebabkan kita marah. Rumusnya adalah SPP : STOP, PIKIR, PILIH .

4). Sabar adlah menyesuaikan tempo kita dengan tempo orang lain

5). Sabar adalah menikmati prosesnya tanpa terganggu hasil akhir. Orang yang sabar adalah orang yang menjalani prosesnya. Yang lebih nikmat dalam hidup ini adalah prosesnya bukan hasilnya. Jangan terpaku pada hasil, karena hasil itu di luar kita, itu adalah urusan Tuhan.

Sabar jangan hanya saat susah tapi saat senang juga. Orang sabar pasti kaya, minimal kaya bathin.

6). Sabar adalah hidup selaras dengan hukum ala, bisa jalan sesuai dengan tarian alam semesta, ritme alam semesta. Kalau kita grusa - grusu yang harus dilakukan adalah DUDUK MEDITASI ( selama kurang lebih 10 menit ) fokuskan pada nafas kita.

7). Sabar yakni melakukan SATU HAL DI SATU WAKTU.

Aplikasikan sabar dalam kehidupan kita sehari - hari maka kesuksesan dan kebahagiaan akan segera kita raih.

Senin, 09 Agustus 2010

Tirta Yatra Ke Pulau Menjangan.

Pulau menjangan yang terdapat dibagian paling barat pulau bali.
mungkin sedikit orang bali yang menyadarinya.
sekedar info. jika ingin pergi kesana buat tirta yatra sangat gampanng. hanya memerlukan waktu 3 jam dari kota denpasar. dengan akses jalan yang sangat mudah yaitu perjalanan dapat melalui bedugul dan trus ke utara ke arah seririt. dan langsung kearah barat melewati pulaki. sesampainya di dermaga penyebrangan untuk pulau menjangan kita diharuskan membeli tiket untuk kapal dengan sistem charter. dengan harga sebesar 185.00 jika kita ingin melakukan persembahyangan. Dan 330.000 jika ingin melakukan perjalanan Pariwisata kepulau menjangan. jika ingin melakukan persembahyangna di pulau menjangan. disarankna membawa pejati 5 buah.

Rabu, 09 Desember 2009

dalamnya suatu kehidupan

Hidup haruslah memiliki tujuan. Tanpa tujuan atau salah dalam menentukan tujuan, manusia tidak akan memperoleh apa-apa, takkan menjadi apa-apa, dan takkan menemukan makna tentang untuk apa dia ada. Jika seorang manusia mencoba untuk menghindari adanya makna dalam setiap pengalaman hidup yang dilaluinya, maka akan berdampak sangat buruk bagi kehidupannya. Tidak ada satupun manusia yang dapat mengabaikan arti penting makna hidup, dan pengalaman hiduplah yang akan memberikannya (Adler, 2004; Juliantara, 2004).

Makna hidup dapat ditafsirkan sebagai suatu proses yang dapat membuat seseorang merasakan hadirnya sebuah perubahan dalam dirinya, dan perubahan itu sangat mengesankan baginya. Sedikitnya, makna itu dapat memunculkan perasaan bangga, bahagia, sekaligus sebagai bentuk peneguhan bahwa dirinya berkembang ke arah yang lebih baik karena memperoleh sesuatu (Hernowo, 2004).

Brogaard & Smith (2005) mendefinisikan kebermaknaan hidup sebagai sebentuk nilai khusus yang dapat dihasilkan atau dapat diperoleh dalam setiap fase kehidupan manusia. Secara lebih spesifik keduanya menganggap bahwa kebermaknaan merupakan nilai puncak yang terdapat dalam kehidupan seseorang. Bastaman (1996) mengungkapkan bahwa makna hidup adalah serangkaian hal yang dianggap penting oleh seseorang, dan diyakini sebagai sesuatu yang benar serta dapat dijadikan sebagai tujuan hidup.

Tema besar dari aliran eksistensial—logoterapi—yang diusung oleh Viktor E. Frankl adalah bahwa kehidupan itu identik dengan penderitaan, dan bertahan hidup identik dengan penemuan makna dalam penderitaan tersebut (Allport dalam Frankl, 2004). Jika hidup memang memiliki tujuan, maka seyogyanyalah kematian ataupun penderitaan memiliki tujuannya sendiri. Kendati demikian, tidak seorangpun berhak untuk mendikte tujuan hidup orang lain. Setiap orang harus menemukan atau merumuskan sendiri tujuan hidupnya, untuk kemudian bertanggung jawab pada apa saja yang muncul dari kehidupannya tersebut.

Ancok (2003) mengungkapkan bahwa kebermaknaan hidup dapat diwujudkan melalui sebuah keinginan atau cita-cita untuk menjadi orang yang berguna bagi orang lain atau apapun yang secara langsung atau tidak mengaitkan dirinya, seperti pada ayah, ibu, suami, isteri, anak, tetangga, keluarga dekat, kelompok, negara, dan bahkan sebagai umat manusia. Andre (2003) mengemukakan bahwa kebermaknaan merupakan kombinasi kesanggupan manusia dalam memilih jalan hidup dan aksi untuk mewujudkan pilihannya tersebut. Seseorang akan menemukan makna hidup dengan mengarahkan dirinya untuk meraih prestasi, yang mana prestasi tersebut dianggap sebagai sesuatu yang penting.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Soleh (2001) menemukan bahwa mahasiswa unggulan memiliki tingkat kebermaknaan hidup yang lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa reguler. Mahasiswa unggulan dan mahasiswa reguler dibedakan menurut sistem pendidikan yang mereka dapatkan. Sistem tersebut dibedakan berdasarkan latar belakang, tujuan, peserta didik, kurikulum, lingkungan sosial, dan aspek-aspek pendukung yang bersifat koedukasi lainnya, yang pada gilirannya juga mempengaruhi status dan kualitas mahasiswa yang dihasilkan. Sartre (1956) meletakkan suatu pemahaman yang penting bahwa makna hidup akan sangat ditentukan oleh bagaimana capaian masa kini akan menuntun seseorang untuk menggapai masa depannya. Konsep ini menganggap bahwa makna hidup adalah buah dari apa yang ditanam hari ini.

Menurut konsep logoterapi (Frankl, 2004), seseorang dapat menemukan makna hidup yang dicarinya melalui tiga cara, yaitu

  1. melalui pekerjaan atau perbuatan
  2. dengan mengalami sesuatu atau melalui seseorang
  3. melalui cara atau metode dalam menyikapi suatu penderitaan yang berlaku atas dirinya.

Menurut Barnes (dalam Kristyanti, 2003), tujuan utama dari teknik logoterapi adalah mendampingi klien untuk menemukan makna hidupnya, mendukung klien untuk hidup lebih bermakna, serta membantunya untuk dapat menjadi pribadi yang bertanggung jawab pada apapun peristiwa dan pengalaman hidup yang harus dilaluinya.

Makna hidup juga dapat dijumpai melalui situasi dan kondisi yang kurang menguntungkan bagi seseorang, misalnya melalui penderitaan atau rasa sakit (Frankl, 2004). Namun dalam konteks ini yang perlu ditekankan adalah bahwa penderitaan atau kemalangan yang dialami oleh seseorang adalah penderitaan yang benar-benar tidak dapat dihindari (unavoidable suffering), bukan sebagai akibat dari sebuah kelalaian.

Kamis, 03 September 2009

Lihat dan Pahami

Saat bertemu teman yang dapat dipercaya, rukunlah bersamanya.
Karena seumur hidup manusia, teman sejati (sahabat) tak mudah ditemukan.

Saat bertemu penolongmu,
Ingat untuk berterima kasih padanya.
Karena ialah yang membantu mengubah hidupmu

Saat bertemu orang yang pernah kau cintai,
Tersenyumlah dengan wajar .
Karena ia lah orang yang membuatmu lebih mengerti tentang cinta

Saat bertemu orang yang pernah kau benci,
Sapalah dengan tersenyum.
Karena ia membuatmu semakin teguh / kuat.

Saat bertemu orang yang pernah mengkhianatimu, Baik-baiklah berbincanglah dengannya.
Karena jika bukan karena dia, hari ini engkau tak memahami dunia ini.

Saat bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu,
Berterima-kasihlah bahwa ia pernah ada dalam hidupmu.
Karena ia adalah bagian dari nostalgiamu

Saat bertemu orang yang pernah salah-paham padamu,
Gunakan saat tersebut untuk menjelaskannaya.
Karena engkau mungkin hanya punya satu kesempatan itu saja untuk menjelaskan

Dan Saat engkau bertemu seseorang yang saat ini menemanimu seumur hidup (suami / istri) kita,
Berterima-kasihlah sepenuhnya bahwa ia mencintaimu.
Karena saat ini kalian mendapatkan kebahagiaan dan cinta sejati yang kau cari.

Selasa, 02 Juni 2009

KETUT??????

Mungkin pada jaman globalisasi seperti sekarang nama ketut sudah jarang terdengar.
ketut adalah nama yang diberikan orang bali kepada anaknya yang lahir diurutan ke4.
Jaman sekarang mana ada orang tua yang mau memiliki empat anak????
karena himpinan ekonomi dan biaya yang semakin tinggi.
maka dari itu untuk menjaga kebudayaan orang bali dengan tetap melestarikan nama ketut maka saya sarankan agar para orang tua tetap memiliki anak tetap sebanyak4 atau lebih. agar ketut tidak punah.

Jumat, 12 September 2008

sempurna

Sempurna! mungkin kata yang mungkin kita bisa aljabarkan! karena hal yang sempurna sangat susah bgt untuk dimengerti karena setiap orang memiliki devinisi yank sangat berbeda dengan liat!
maka dri itu jika kita ingin diliat menjadi sososk yang sempurna! makanya kita sempurnakanlah diri kita dlu dimata orang lain!